Efek negatif dari alkohol terhadap tubuh manusia adalah bervariasi dan tergantung pada masing-masing individu. Namum pada prinsipnya alkohol itu harus dihindari. Perlu diingat pula, apa yang baik untuk orang lain, belum tentu baik bagi diri sendiri.Ada keuntungan dari alkohol terhadap tubuh manusia.Penelitian menunjukan bahwa yang meminum alkohol secara reguler yang jumlahnya satu atau dua sloki/grem kecil per hari, dapat berefek positif pada tubuh manusia yaitu melindungi tubuh dari penyakit pembuluh darah, diabetes dan batu empedu. Bermanfaat juga terhadap orang yang mengalami psychosocial problem dan menurunkan resiko penyakit rheumatik dan batu ginjal.Namun, keuntungan dari minum alkohol ini hanya nampak terhadap orang yang minumnya secara regular, artinya meminum alkohol dalam jumlah yang sama setiap hari dan telah berlangsung lama.
Perlu diingat, apabila anda ingin sehat dan meminimalkan resiko dari penyakit, meminum alkohol bukan merupakan suatu hal yang paling menguntungkan. Anda sebenarnya harus memperhatikan makanan anda itu (4 sehat 5 lima sempurna), kemudian tidak merokok, olah raga secara teratur dan turunkan faktor-faktor resiko terhadap penyakit (contoh, jang talalu banya bagadang di muka computer baca-baca tuh postings di fordis, kong ba posting bale momake-momake orang, ndak bagus kata itu eee...).
Umur adalah salah satu faktor.Penelitian menunjukkan bahwa alkohol tidak memiliki daya pencegahan terhadap kelompok muda. Efek pencegahan meningkat karena umur dan resiko dari penyakit. Untuk laki-laki setelah berumur 40 tahun dan untuk wanita pada saat menjelang menopause. Umur 60 tahun ke atas merupakan efek pencegahan yang paling efektif.
Sisi buruk dari alkohol ini pada tubuh manusia adalah dapat menderita anemia (kekurangan darah), maag bludeng, cirrhosis, halusinasi, lupa ingatan dan kematian.Hal yang paling gampang terjadi dan merupakan persoalan besar dari tukang bamabo ini adalah penyakit cirrhosis dari hati dimana sel-sel hati mengecil dan diganti oleh lemak. Ini disebabkan karena terjadi proses perlemakan di sel-sel hati itu.
Paparan di atas lebih lebih menekankan pada keuntungan dan kerugian dari alkohol terhadap tubuh manusia dari aspek medis. Tanpa membahas dampaknya pada aspek sosial di masyarakat. Karena alkoholism itu merupakan penyakit yang ada di masyarakat.
Mungkin sudara-sudara kita, anak-anak kita sudah terlanjur menjadi alkoholism seperti broer Rudy kemukakan di atas, tapi masih ada waktu untuk menghentikan kerusakan lebih parah lagi dari tubuh mereka, kemudian membebaskan mereka dari pengaruh alkohol dari kehidupan mereka. Disini peran lintas sektor dapat diandalkan baik itu dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, kelompencapir, karang taruna, kelompok pemuda yang berafiliasi kepada keagamaan, media, partai politik dan lain sebagainya organisasi-organisasi yang ada dimasyarakat.
Kerangka konsep dari pengaruh alkohol terhadap masyarakat di Sulawesi Utara dan pencegahannya. Ini yang harus dipikirkan oleh kita dan sangat perlu juga mempertimbangkan faktor sosial, budaya termasuk kebiasaan-kebiasaan yang ada dimasyarakat serta ekonomi.
sumber: http://members6.boardhost.com/thinktanksulut/msg/1164785316.html
^-^ inget masa lalu pak..!@#$%
BalasHapus